November 1, 2007...7:59 pm

SELAMAT DATANG ERA BUKU BLOG!

Jump to Comments

Baru-baru ini saya “dipaksa” untuk membuat sebuah weblog (selanjutnya disingkat blog saja). Gara-garanya, pada awal November 2007 ini saya harus mengisi dua sesi workshop Sekolah Penulis Pembelajar (SPP) yang bertema “Membuat Blog Menjadi Buku”. Bagian yang akan saya presentasikan sebenarnya soal kiat-kiat mengubah isi blog menjadi naskah buku. Satu lagi adalah soal bagaimana para blogger bisa menembus penerbit.

Sebenarnya, urusan mengkreasikan segala jenis materi tulisan menjadi naskah buku, itu bukan barang baru bagi saya. Termasuk soal kiat-kiat supaya naskah kita mudah tembus ke penerbit umumnya. Tetapi kalau soal nge-blog, nah…. ini “mahluk aneh” yang harus saya “gauli” seakrab dan seintim mungkin, dalam beberapa hari ini dan ke depannya. Masak mau bicara blog kok tidak punya blog, tak mungkin, kan?

Ternyata, membuat blog itu mudah. Semudah yang pernah diceritakan oleh teman-teman saya yang sudah lebih dulu nge-blog. Dalam hitungan menit, saya sudah punya blog yang bernama “Ezonwriting” (Edy Zaqeus on Writing) dan beralamat di http://ezonwriting.wordpress.com. Bingung mau diisi apa, akhirnya saya ambil jalan pintas, yaitu membongkar semua artikel kepenulisan saya di Pembelajar.com.

Alhasil, dalam dua hari saja blog saya sudah penuh dengan tulisan-tulisan saya, yang terbaru maupun yang saya tulis 2-3 tahun sebelumnya. Dan, dalam kurun waktu kurang dari lima hari, blog saya ini sudah ikutan nampang kalau nama “Edy Zaqeus” di-search di Google. Promosi via milis serta pencantuman dalam profil singkat di setiap artikel saya tampaknya telah memberikan hasil.

Bagi pembaca yang jeli mengamati tulisan-tulisan saya itu, pasti akan tahu bahwa sebagian di antara artikel-artikel tersebut merupakan cikal bakal buku laris saya yang berjudul Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller (Gradien, 2005), yang saat ini tengah dalam proses revisi untuk cetakan ke-3. Sementara, tulisan-tulisan terbaru lainnya sedang saya pertimbangkan untuk masuk sebagai materi pengaya edisi revisi buku tersebut.

Sebenarnya, yang ingin saya garis bawahi adalah soal potensi blog sebagai wadah untuk memublikasikan sekaligus menabung tulisan. Untuk publikasi tulisan, blog membebaskan si pemilik untuk mengisinya dengan model tulisan apa pun. Mau diisi jurnal, artikel, kritik atau komentar, kliping, foto, atau segala jenis tulisan dan ekspresi, semua boleh-boleh saja.

Karena sifatnya yang bebas inilah, maka blog terbukti berhasil merangsang para blogger (sebutan untuk orang yang aktif nge-blog) untuk lebih eksploratif dalam mengekspresikan segala gagasan, aspirasi, pengalaman, maupun kreativitasnya. Karena sifat ini pula, blog menjadi media komunikasi yang berpotensi lebih maju beberapa langkah dibanding media konvensional lainnya. Tak mustahil bila suatu saat nanti, blog berkualitas akan jadi alternatif pembanding bagi analisis dan pemberitaan media massa.

Cobalah kunjungi blog para blogger kenamaan di negeri ini, seperti blog-nya Priyadi Iman Nurcahyo, Enda Nasution, atau Fatih Syuhud. Anda akan temukan beberapa posting tulisan atau catatan yang cukup berisi, reflektif, peka terhadap fenomena terkini, kritis, dan—dalam derajat tertentu—berfungsi sebagai kontrol sosial layaknya peran media konvensional. Sementara, jika Anda kunjungi sejumlah link di blog mereka, Anda pun akan temukan dengan mudah sejumlah blog dengan karakter dan kualitas isi yang tidak jauh berbeda.

Menurut Kompas (30 Oktober 2007), jumlah blogger di Indonesia mencapai 130.000-an. Untuk ukuran masyarakat Indonesia yang dianggap agak tertinggal dalam hal akses internet, ini jelas jumlah yang sangat besar. Nah, dari jumlah bloger tersebut, saya berani saja asal tebak, minimal ada 10 persen alias 13.000 blog berkualitas yang ditekuni oleh para blogger. Bayangkan, betapa besarnya potensi dari jumlah 13.000 blog tersebut.

Sayang, dari hasil pengamatan saya, tampaknya masih banyak (mungkin mayoritas) blogger yang belum menyadari potensi blog mereka. Sebagai media berekspresi, berkreasi, berkolaborasi, serta menyampaikan gagasan maupun refleksi melalui tulisan, blog sudah diakui kekuatan dan efektivitasnya. Tapi, blog yang sudah jadi, atau blog yang saat dibuat sengaja diproyeksikan menjadi buku, mungkin tak banyak jumlahnya.

Saya lihat, kategori blog gaul dan menghibur—yang digarap oleh anak-anak muda—tampak bergerak lebih maju dalam memanfaatkan potensi dan peluang. Lihat saja contoh-contoh sukses blog yang dibukukan, seperti “trilogi” buku blog Raditya Dika berjudul KambingJantan, Cinta Brontosaurus, dan Radikus Makankakus (Gagas Media). Lihat pula buku blog Dewi berjudul Blog Tristania-Angina (Gradien), buku blog Albertina S. Calemens berjudul Blog Tinneke Carmen (Gradien), atau yang terbaru dan kabarnya lagi hot di pasaran adalah buku blog Yenny Lesly berjudul Gokilmom (Gradien).

Blog gaul yang menghibur memang sangat dekat dengan—bahkan mungkin sudah menjadi roh baru—budaya pop saat ini. Kondisi itu pula yang tampaknya membuat blog jenis ini mudah masuk ke industri buku nasional. Selain daripada itu, pembukuan blog gaul nan menghibur ini juga merupakan hasil kreativitas para editor berpengalaman. Mereka berani menciptakan tren baru di dunia perbukuan nasional.

Kalau kita berselancar mengunjungi dunia blog Indonesia, maka selain blog jurnal anak-anak muda yang kreatif dan menghibur itu, kita juga bisa temukan beragam blog hobi, blog fotografi, blog wisata, blog puisi dan sastra, blog resensi buku, blog tulisan opini atau artikel, blog komunitas, sampai blog opini politik, blog bisnis dan kewirausahaan, serta blog marketing. Pertanyaannya, dari sekian banyak blog dan beragam spesifikasinya, mengapa hanya beberapa gelintir blog saja yang bisa dibukukan?

Besar dugaan saya, pertama, kebanyakan blog memang tidak diniatkan untuk jadi buku. Kedua, karena tidak diniatkan jadi buku, maka penggarapan, pengisian, dan penataannya pun biasanya jauh dari kerangka sebuah buku. Ketiga, mayoritas blog memang masih difungsikan sebagai ajang curhat ringan atau berbagi pengalaman sehari-hari. Keempat, memang tidak banyak blog—yang dari segi kedalaman, kelengkapan data, dan ketajaman analisis—memenuhi syarat untuk dibukukan.

Bagi saya, sebenarnya fungsi weblog hampir sama dengan website biasa, semacam Pembelajar.com yang saya gawangi bersama Andrias Harefa. Apabila Pembelajar.com sebagai ajang publikasi tulisan akhirnya bisa melahirkan banyak penulis baru, saya pikir blog pun punya potensi yang sama. Bedanya, Pembelajar.com hanya bisa menampilkan tulisan dalam jumlah yang terbatas (sesuai space yang tersedia). Website sejenis ini juga tidak banyak jumlahnya. Sementara, blog jumlahnya ribuan kali lipat, dan bisa dibuat oleh siapa saja dan dengan space yang berlimpah ruah.

Jadi, dari ladang blog yang berlimpah ruah ini pula, seharusnya bisa lahir ribuan, bahkan puluhan ribu penulis maupun judul buku baru. Akankah ini menjadi kenyataan di negeri ini? Saya kok optimis, bahwa era “penguasaan” buku blog akan segera datang. Dan sekali lagi, era ini akan memenangkan Indonesia—dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya—dalam hal pertumbuhan penulis, buku, dan penerbitan.

Nah, Anda mau ambil bagian?[ez]

* Edy Zaqeus adalah penulis buku-buku best-seller, konsultan penulisan & penerbitan, editor Pembelajar.com, dan trainer di Sekolah Penulis Pembelajar (SPP). Ia juga mendirikan Bornrich Publishing dan Fivestar Publishing yang berhasil menerbitkan sejumlah buku best-seller. Nantikan workshops Edy Zaqeus tentang “Membuat Blog Menjadi Buku”, “Cara Gampang Menerbitkan Buku Sendiri”, dan “Cara Gampang Menulis Buku Best-Seller” pada November-Desember 2007 ini (Info selengkapnya, hubungi SPP di 021-7828044). Kunjungi blog Edy di: http://ezonwriting.wordpress.com atau email: edzaqeus@gmail.com.

30 Comments

  • purnama setiawan

    saya tergolong baru mengikuti tulisan dan wawancara mas Edy di http://www.pembelajar.com. dan saya mendapat banyak insight yang berguna dalam hal menulis dan membuat blog. thanks!

  • Syukurlah. Akhirnya bapak ngeblog juga! saya juga salah satu pengkoleksi buku bapak, salah satunya “KALAU MAU KAYA NGAPAIN SEKOLAH!”

    Isinya membuka paradigma saya tentang arti kekayaan dan bagaimana mendapatkannya! Setidaknya ada gambaran baru buat mereka yg sengaja atau tidak melanjutkan sekolah.

    Dan dengan adanya blog ini, semoga bisa membantu pencerahan bagi orang lain yang membutuhkan.

    Selain itu saya juga izin ngelink blog ini ke dalam blog saya! Syukur2 bapak mau barter. :D
    Terima kasih!

  • @ Pak Purnama, selamat datang di blog saya. Semoga blog ini bermanfaat.

    @ Bung Benbego… wah, org yg namanya dikasih tambahan bego biasanya adl org yg justru cerdas. trims sdh baca buku saya & semoga memotivasi anda utk maju. dn, trims juga menautkan blog ini di blog anda. pasti, blog anda akan saya pasang di blogroll saya.

    salam

  • Salam,

    Mas Edy. Mampir aja ya. Salam kenal dan selamat datang di dunia blog.

  • akhirnya. mampir sebentar mas. saya akan lebih sering main ke sini (adjie-www.resiliency.wordpress.com)

  • Sip … hebat. Saua setuju. Blog (calon) Buku, Buku (dari) Blog.

  • @ Mas Ugie,
    Trims sudah mampir & salam kenal. Blog Anda akan saya taut di sini. Salam.

    @ Mas Adjie,
    Bertemu di dunia blog, Mas. Silakan, sering aja mampir. Blog Anda bagus & akan saya taut juga di sini. Jgn bosen kirim artikel ke pembelajar.com ya, tp mohon sabar bergiliran.

    @ Pak Ersis,
    Saya yakin akan muncul banyak buku dr blog Pak. Yuk, kita kompori para blogger spy bikin buku. Setuju?

    ~ez

  • He he Mas Edy sibuk trus nih ngak diupdate … bagi-bagi dong ilmunya

  • Sebuah gagasan yang cemerlang nih Bung Edi. Kalau tulisan di blog bisa didesain menjadi sebuah buku, *halah* bakalan ramai nih dunia perbukuan. Diperlukan editor-editor ulung semacam Bung Edi ini untuk terus memompa semangat para bloger. OK, salam.

  • selamat ngeblog pak, selamat berpetualang di media ini !

  • @ Pak Ersis…pasti Pak, bentar lagi akan ada posting baru. Moga2 up date blog saya lbh cepat dr Pembelajar.com. saya baru sempat baca beberapa bagian buku Anda. Bagus & berbobot. Sukses Pak.

    @ Pak Sawali…yah, hari ini saya baru ketemu langsung dg guru yg luar biasa semangatnya ini. sennag sekali. semoga kami bisa membantu anda. dan, trims supportnya utk menggelorakan semangat para blogger dlm menulis buku.

    @ Pak Andrias, thanks sdh berkunjung. saya akan taut blog anda. dn sesegara mungkin mengunjungi blog anda.

  • Tulisan yg menarik, tapi kalimat:
    “Bagi pembaca yang jeli mengamati tulisan-tulisan saya itu, pasti akan tahu bahwa sebagian di antara artikel-artikel tersebut merupakan cikal bakal buku laris saya yang berjudul Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller (Gradien, 2005), yang saat ini tengah dalam proses revisi untuk cetakan ke-3.”
    memberikan kesan ‘agak sombong’, maaf ya Mas Edy. Atau lebih tepanyat agak arogan.
    Mustinya rendah hati saja atau cool.

    Misal ditulis, “Artikel-artikel tersebut merupakan cikal bakal buku saya yang berjudul Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller.”
    Tak perlu pakai kata “jeli” atau “buku laris saya”…

    Biarkan pasar atau masyarakat yang menilai.
    Salam.

  • Orang sibuk kaya mas Edy masih sempat ngisi tulisan di blog. Salut… salut. Yup, moga ke depannya semakin banyak buku yang lahir dari blog.

  • Salam kenal Mas Edi.
    Ide yang menarik, Mas. Saya setuju bahwa blog (bermutu) ke depannya akan menjadi media yang sangat patut dipertimbangkan dengan berbagai keunggulannya.

    Senang mampir di blog ini.

    Btw, sedikit koreksi mas, Priyadi Imam Cahyono seharusnya Priyadi Imam Nurcahyo

  • Wah, seneng bisa liat wajah baru mas Edy setelah bertahun-tahun cuma liat foto gondrongyang tampak samping itu…. :)

    Mas Edy, kemarin ngadain workshop ‘menerbitkan buku secara mandiri’ kok nggak kabar-kabari…

    kabarin saya kalau ada workshop lagi di Jkt ya…

    Btw, apa ada salah satu sisi dari blog saya yang laku dibukukan…?

  • @ Pak Eka
    Faktanya memang laris Pak, makanya Desember ini cetakan ke-3 akan segera beredar. Trims masukannya

    @ Mbak Hanna
    Makasih supportnya. Saya yakin, akan banyak buku blog terbit. Gejalanya sudah tampak.

    @ Dwee
    Salam kenal kembali. Thanks udah berkunjung. Thanks juga koreksinya. Udah saya betulkan. Ok, saya pengen dengar kabar suatu saat nanti blog Anda pun akan dibukukan.

    @ Mas Anang
    Sahabat lama di milis penulis bestseller dn pembelajar.com nih. jangan khawatir, desember nanti akan ada lagi workshop penerbitan mandiri. up date info di pembelajar.com atau di blog saya. jangan sampai terlewat ya…

    Ok, blog rekan2 sekalian akan saya taut.
    salam best seller
    ~ ez

  • Mas edy mungkin kaget , saya melly semanan indah lho, nama yang masuk sedikit bikin keseleo yah ? lagi semangat ngeblog nih

  • @ Bu Melly
    Wah, selamat ngeblog Bu Mell. Cari teman sebanyak-banyaknya, dan terus menulis di blog.
    salam
    ~ez

  • membaca tulisan ini membuat saya jadi semangat lagi meng update isi blog nih. siapa tau bisa jadi buku kan…
    tapi selama ini memang saya tak pernah garap serius blog saya, hal itu karena sibuk dan tak punya waktu menulis serius, kecuali posting tulisan zaman.

  • @ Taufik
    Thanks kunjungannya. Semoga terpacu utk menyeriusi tulisan di blog. Waktu bukan masalah sebenarnya, ini soal kemauan saja. Saya sdh melihat banyak bukti betapa orang2 yg super sibuk malah bisa menulis buku dg baik.
    Semoga Anda juga.
    Salam bestseller
    ~ez

  • rupanya di situ berkumpul para blogger kondang. ikutan deh. Jangan lupa kunjungi blog saya http://jumpueng.blogspot.com, dan jangan lupa kasih komentar….
    silahkan menikmati tulisan-tulisan saya…

  • Thanks sudah berkunjung.
    Salam
    ~ez

  • Mas Edy,

    Tulisannya lagi-lagi menarik dan memberi motivasi yang baik. Saya tentu mau ikutan, tapi blog saya masih harus dibenahi maklum masih pemula. Templatenya aja masih morat-marit, saya mau menaut teman-teman blogger di side link saya, masih belum bisa…he,he
    Trims motivasi penulisan diblog untuk dibukukan

    salam
    komardi

  • Pak Komardi, thanks apresiasinya. Tetap semangat Pak.
    Salam bestseller
    ~ez

  • mudah-mudahan saya bisa mengikuti jejak mas
    saya sekarang sedang mencoba mengumpulkan artikel yang memiliki tema sama untuk saya jadikan buku, jadi mohon doa dan dukungannya, termasuk dengan memberi komentar di blog saya http://jumpueng.blogspot.com

  • salam kenal, kunjungi dan tlong comment tuk blog saya di taufik79.wordpress.com.

  • @ Sdr Taufik, berdua
    Saya doakan dan saya dukung sekali jika Anda sekalian bermaksud menulis dan menerbitkan buku. Mulailah dari blog, tp setelah ngeblog, jangan sia-siakan potensinya.
    Salam bestseller
    ~ez

  • Nulis di blog ternyata bisa jadi buku juga ya? Mau coba juga ah…

  • Mas Edy, salam kenal. Saya peserta pelatihan Media Internal BNI 26-28 November lalu di Kota.

  • @ Zahidayat
    Salam kenal Pak. Betul begitu, & semoga Anda berhasil. Salam ~ez

    @ Pak Triagus
    Salam kenal Pak, makasih sdh mampir. Semoga isi blog ini sanggup memotivasi Anda utk menulis lebih baik & lebih banyak lagi. Saya nantikan karya Anda. Salam. ~ez


Leave a Reply