ARGAWI KANDITO: YESUS MENGATAKAN SENDIRI KEPADAKU BAHWA BELIAU BUKAN TUHAN

argawi-kanditoArgawi Kandito alias Syaikh Pandrik, atau panggilan akrabnya Toto ini lahir pada 6 Agustus 1994 di Tanjungkarang, Bandar Lampung. Sejak kecil, Toto sudah memperlihatkan bakat, kecerdesan, serta kemampuan spiritual. Usia 4 tahun ia sudah bisa membaca dengan lancar dan mampu melahap tiga epos Mahabarata, Ramayana, dan Sutasoma. Dan, di akhir kelas 5 SD, ia mengalami pengalaman spiritual pertama, yaitu saat merasa terangkat ke angkasa dan mendapat bisikan, “Hai, kamu berdakwahlah. Lihat di bumi sudah kacau.”

Mulai September 2006, Toto sudah dapat mengindera secara gaib dengan cara berkonsentrasi. Dan, sejak saat itulah ia dengan lancar bisa berkomunikasi atau menjangkau alam supranatural, semisal berkomunikasi dengan roh, jin, setan, malaikat, para wali serta para nabi. Toto juga pernah berkomunikasi dengan Nabi Muhammad dan mendapatkan ajaran-ajaran tentang cara berperilaku dalam kehidupan masa sekarang ini. Karena dialog itulah, Nabi Muhammad, memberi Toto gelar Syaikh Pandrik.

Bukan hanya dengan Nabi Muhammad dialog itu dilakukan, tetapi dengan ke-25 nabi lainnya, mulai dari Nabi Adam sampai Nabi Isa (Yesus). Ternyata, Toto cukup cerdas juga dengan menanyakan berbagai hal yang selama ini menjadi bahan kontroversi atau pertentangan pendapat. Dan, salah satu yang mungkin cukup kontroversial adalah dialog Toto dengan Yesus—yang sesuai dengan ajaran Islam selama ini—menyatakan diri tidak pernah disalib.

Berkali-kali beliau mengatakan kepada umatnya saat itu kalau beliau bukan Tuhan. Tapi, umatnya tidak mengindahkannya,” kata Toto. Menurut Toto, Yesus juga menegaskan bahwa dirinya bukan Anak Tuhan. Hanya saja, karena mukjizatnya saat itu begitu luar biasa, maka para pengikutnya tidak mau percaya dengan pernyataan Yesus sendiri, yang menyatakan dirinya bukan Tuhan.

Hasil dialog Toto dengan para nabi tersebut telah dibukukan dalam buku berjudul Berjumpa 26 Nabi (Pustaka Pesantren, 2008). Sebagaimana diakui Toto, buku pertamanya tersebut juga memancing reaksi pro dan kontra. Namun, Toto menganggap itu semua wajar-wajar saja. “Aku hanya ingin berbagi pengalaman,” kata siswa kelas 3 SMP ini.

Namun, hasil dialog Toto ternyata tidak hanya seputar permasalahan keagamaan. Kalau kita kunjungi blog-nya di http://spiritual-pandrik.blogspot.com, maka akan tampak bagaimana hasil terawangannya juga menjangkau berbagai misteri alam semesta. Beberapa di antaranya adalah tesis baru Toto tentang kebenaran teori Big Bang serta penjelasan atas misteri UFO. Cukup menarik dan barangkali analisisnya—yang didasarkan atas maneges (komunikasi secara spiritual) dengan Allah—itu bisa menjadi antitesis atau alternatif atas teori-teori spekulatif yang sudah ada.

Bagi sebagian orang, mungkin Toto menghadirkan kontroversi baru. Akan tetapi, patut dihargai di sini adalah keberaniannya untuk berbagi pengalaman spiritual, yang intinya juga menyentuh pesan-pesan perdamaian antarumat beragama. Selain itu, kemampuannya dalam menuliskan pengalaman itu sendiri dan membukukannya, juga layak diapresiasi. Berikut petikan wawancara Edy Zaqeus dari Bornrich Consulting dengan Toto melalui email, awal Desember 2008:

Bagaimana ceritanya sampai Toto bisa menulis buku ini?

Pertama, aku ucapkan terima kasih kepada Mas Edy yang memberikan atensi kepadaku. Kedua, aku bersedia untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam transkrip ini.

Aku termasuk orang yang beruntung diberikan rahmat dan kemampuan oleh Allah SWT. Atas berkat itu, aku ingin berbagi dengan orang-orang lain, tentunya tentang pengalamanku spiritualku. Karena, pengalaman spiritualku itu menurutku sangat menarik, maka perlu diceriterakan. Lagi pula, cerita tentang pengalaman spiritual sangat sedikit dijumpai.

Pada waktu Toto menulis buku ini, apa tanggapan orang-orang di sekitarmu?

Sebenarnya, maksudku menulis adalah murni hanya untuk berbagi pengalaman. Sebelum aku tuliskan dalam bentuk buku, pengalamanku itu telah aku ceriterakan ke lingkup terdekatku, seperti kawan-kawan Bapak. Untuk kawan-kawanku yang sebaya dengan aku, malah tidak pernah bercerita. Rata-rata mereka (kawan-kawan Bapak: red) antusias mendengar cerita itu. Kemudian, aku putuskan untuk memulai menuangkan dalam bentuk buku. Karena, dari kecil aku suka buku.

Bisakah Toto perinci, sumber tulisan Toto sebenarnya dari mana?

Tidak ada rujukan resmi yang melatari tulisan itu. Tulisan itu sumber datanya semuanya dari pengalaman spiritualku dengan para nabi itu. Maka, awalnya buku itu aku beri judul Dialog dengan 26 Nabi. Namun, oleh penerbit kemudian disarankan untuk berjudul Berjumpa 26 Nabi. Tentang nabi-nabi itu, di sekolah kan sudah dikenalkan. Begitu juga di dalam Al Qur’an, kitab suci yang aku imani. Untuk transkrip yang aku dialogkan, aku konsultasikan dengan Bapak.

Dalam buku Toto, tersebut nama Nabi Khidir, nama yang mungkin tidak pernah dikenal sebelumnya. Jelaskan, siapa sebenarnya dia!

Nabi Khidir itu di dalam Al Qur’an telah dijelaskan. Beliau juga mendapat julukan Alaihissalam. Artinya, beliau juga nabi.

Apakah mungkin Nabi Khidir ini adalah sosok semacam Imam Mahdi atau apa, yang nantinya akan muncul kembali di Akhir Zaman?

Di dalam Al Qur’an itu Nabi Khidir adalah guru Nabi Musa. Nabi Khidir itu diberi tugas utama oleh Allah sebagai penguasa lautan.

Apakah sampai sekarang Toto masih bisa berkomunikasi dengan Nabi Khidir, dan apa pesan dia?

Ketika aku ingin bertemu, sampai saat ini aku masih bisa ketemu. Biasanya, aku bertanya tentang sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan, bagi diriku sendiri, juga bagi keluarga. Biasanya, Nabi Khidir berpesan sama dengan nabi-nabi yang lain. Pesannya utamanya adalah perlu pengendalian diri, istiqomah, taat beribadah, dan sebagainya. Perihal kebangsaan, Nabi Khidir menyarakan agar rakyat Indonesia bersatu tanpa membedakan agama, ras, suku.

Dalam buku Toto hal 4, ada pesan Nabi Muhammad yang mengingatkan bahwa Islam adalah agama yang mengakui kemajemukan, serta berpesan supaya Islam bisa mewadahi aspirasi umat yang beragam, demi kedamaian hidup di dunia dan akhirat. Bisakah lebih dijabarkan pesan tersebut?

Pesan-pesan Nabi Muhammad itu intinya untuk mencapai rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam. Bukan rahmat bagi sebagian kelompok atau kepentingan saja. Prinsip keseimbangan mendapat perhatian yang serius. Makanya, di dalam ajaran Islam menjunjung tinggi dan menghormati ajaran-ajaran nabi-nabi terdahulu.

Terkait dengan dialog Toto dengan Yesus atau di kalangan umat muslim disebut Nabi Isa. Benarkah Yesus menyatakan kepada Toto bahwa “Dia” tidak pernah disalib?

Betul. Berkali-kali aku mendapat kesempatan berjumpa Nabi Isa atau Yesus. Beliau bilang, bahwa sebenarnya yang disalib bukan beliau, tetapi adalah muridnya yang setia. Pada waktu itu, Yesus diangkat oleh Allah SWT ke hadlirat-Nya. Kejadian itu berlangsung saat Yesus mengadakan pertemuan dengan murid-muridnya itu, yang membahas tentang rencana penyaliban dari para oposannya.

Pada halaman 23 buku Toto, disebutkan ada tiga orang disalib di bukit, dan ada satu lagi disalib di lapangan, dan yang inilah martir yang diserupakan dengan Yesus. Lalu, siapa nama martir itu, dan siapa pula nama ketiga orang yang disalib di bukit?

Kebetulan aku tidak bertanya tentang siapa nama orang-orang itu. Jadi, aku tidak mengetahui namanya. Yang jelas, yang dianggap sebagai Yesus itu adalah muridnya Yesus yang semula menentangnya. Namun, belakangan ia mengimani kenabian Yesus dengan sangat loyal.

Benarkah Yesus juga menyatakan sendiri kepada Toto bahwa “Dia” bukan Tuhan?

Betul, Yesus mengatakan sendiri kepadaku bahwa beliau bukan Tuhan. Beliau hanya seorang Nabi saja, yang diberikan kelebihan dan kemampuan spiritual yang luar biasa. Beliau juga mengaku bukan anak Tuhan. Ajaran yang beliau sampaikan kepada umatnya adalah bagaimana beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berkali-kali beliau mengatakan kepada umatnya saat itu kalau beliau bukan Tuhan. Tapi, umatnya tidak mengindahkannya. Karena, saat itu masyarakat sudah terlanjur memberikan apresiasi yang berlebih-lebihan atas mukjizat yang dialami Yesus. Kalau kita lihat kejadian-kejadian yang dialami Yesus, kan memang luar biasa…! Iya, kan…? Makanya, apresiasi itu menjadi berlebih-lebihan.

Apakah Yesus yang Toto ajak dialog itu juga menyatakan akan datang kembali di Akhir Zaman?

Aku tidak pernah bertanya tentang itu. Jadi, aku tidak bisa menjawabnya. Mohon maaf.

Toto, dalam Islam dikenal adanya makhluk (spirit) seperti jin. Nah, jin ini pula yang diyakini bisa ‘memerankan’ diri menjadi arwah-arwah (jiwa) para nabi. Bagaimana Toto bisa membedakan apakah yang Toto ajak bicara itu adalah benar arwah atau jiwa para nabi, bukannya jin yang hendak menyesatkan?

Jin itu makhluk juga seperti kita para manusia. Jin mempunyai banyak ragam jenisnya. Jenis jin berbeda dengan malaikat, juga berbeda dengan ruh. Meskipun semuanya berada pada alam gaib, itu bisa identifikasi dengan sempurna. Ibaratnya, makhluk yang berjenis bebek, tentu kita bisa membedakan antara angsa, bebek bali, bebek jawa atau itik, belibis, dan jenis bebek lainnya. Gambaran tentang jin ini aku jelaskan di bukuku yang kedua, yang sebentar lagi akan terbit. Sebagian tentang jin juga sudah aku tulis di blog-ku. Silakan buka blog: spiritual-pandrik.blogspot.com.

Sejauh ini, bagaimana pendapat para pembaca buku Toto tersebut, baik yang positif maupun negatif?

Pendapat yang positif tentu mendukung, mengatakan bahwa itu benar, dan sebagainya. Sedang untuk pendapat yang negatif juga ada. Mereka ada yang menyangkal, bahkan dengan tegas mengatakan bahwa yang aku ajak bicara adalah jin, bukan nabi. Biasalah… masing-masing orang kan punya persepsi sendiri-sendiri, sesuai dengan latar belakangnya. Toh, aku juga bukan bermaksud untuk mengubah persepsi atau keyakinan mereka. Aku hanya berbagi pengalaman. Itu saja, tidak lebih. Mungkin, banyak juga orang yang berbicara tentang jin, tetapi sejatinya mereka tidak pernah melihat jin, atau bahkan berinteraksi dengan jin. Yang diucapkan hanya berdasar data… “Katanya si…,” dan sebagianya.

Sekarang sedang menulis buku kedua, kan? Bisa Toto ungkap garis besar isi buku tersebut?

Buku keduaku rencana aku beri judul Realitas Gaib. Buku itu menjelaskan tentang alam gaib, seperti alam jin, alam malaikat, alam setelah kematian, alam langit, alam yang melingkupi manusia, dan sebagainya. Di dalam buku itu juga aku tulis tentang bagaimana alam ini diciptakan…. Data buku ini juga dari pengalaman spiritual.

Baik, terakhir, pesan apa yang ingin Toto sampaikan kepada para pembaca semua, terkait dengan buku yang sudah maupun akan Toto tulis ke depan?

Tuhan menciptakan manusia, alam, dan makhluk lain itu ada tujuannya, yaitu terjadinya keseimbangan yang penuh rahmat. Rahmat itu untuk semuanya. Semua makhluk Allah mempunyai rahmat dan ada kewajiban untuk merakhmati yang lain. Dalam Islam, itu diistilahkan dengan rahmatan lil alamin. Untuk mencapai itu, maka Tuhan memberikan berbagai petunjuk. Petunjuknya ada yang disampaikan melalui hati, pikiran, kejadian, juga pewahyuan. Petunjuk ini sendiri perlu dikonfirmasi silang dengan petunjuk-petunjuk yang lain. Intinya, petunjuk yang baik adalah petunjuk yang menempatkan Allah sebagai sumber kekuatan utama atau laa haula wa laa quwwata illa bilahil aliyyil adzim. Kekuatan yang ada pada kita itu hanyalah pemberian-Nya, yang suatu saat akan dimintakan pertanggungjawaban. Maka, marilah kita berperan sebaik mungkin dalam peran kita. Mari kita berupaya mencapai kebenaran, jangan hanya berhenti mencari pembenaran. Wallohu’alam bishshowab.[ez]

48 thoughts on “ARGAWI KANDITO: YESUS MENGATAKAN SENDIRI KEPADAKU BAHWA BELIAU BUKAN TUHAN

  1. Pengalaman pribadi seseorang tidak bisa menjadi ukuran kebenaran. Lihat saja Lia Eden, Sai Baba, dan banyak orang lainnya yang katanya memiliki kemampuan “spiritual” lebih. Kita tetap harus berbalik ke wahyu Tuhan yang sudah diberikan ke manusia untuk cek ini benar atau tidak :) Belum tentu juga pengalaman spiritual seseorang asalnya dari Tuhan, jadi mesti hati-hati. Bisa juga bohong-bohongan, karena banyak dukun juga bisa bikin cerita isapan jempol. Sekali lagi tetap, hati-hati dan waspada.

  2. Dimana ya saya buisa mendapatkan buku ini? Sangat menarik. Saya kira banyak orang lain di dunia yang seperti Toto. Rasanya semua nabi itu mempunyai pesan yang pada prinsipnya sama, meskipun dengan bahasa yang berbeda. Kita diciptakan dengan tujuan sebagai rahmatan lil allamin.

    • Tolong tunjukkan kepada saya, dimana saya dapat membeli karya tulis Sdr. Toto. saya percaya dan yakin akan kebenaran isi tulisan anda. Atau tolong kirimkan ke alamat saya. weselnya akan saya kirim kemudian. Tapi tolong diberi discount. Terimakasih. M. Mustadji. Jl. Urip Sumoharjo 56 Wlingi – Blitar 66184

  3. Bahasan yang bagus..
    Semua informasi tersebut menjadi tambahan
    wawasan buat kita.
    Yang penting kita tetap harus menkaji lebih dalam lagi
    tentang apa yang kita baca ini..

  4. Seandainya benar apa yang dialami sdr. Toto, mudah-mudahan beliau bisa membawa amanat itu, karena itu bukan merupakan kenikmatan dan anugrah kehidupan semata tapi sebuah beban yang diberikan oleh Allah SWT. untuk dipertanggungjawabkan nanti di hadapan-Nya. Insya Allah saya selalu mendukung dan berdoa untuk kebaikannya, sebab banyak Toto-Toto lainnya yang oleh kebanyakan orang dianggap sebagai pembual, seperti halnya Kang Dicky Guru besar Hikmatul Iman Indonesia, beliaupun mempunyai kelebihan kemampuan diluar manusia normal, tapi begitulah manusia ada yang pro ada juga yang kontra, karena memang diluar jangkauan akal pikiran manusia normal, untuk kita yang bisa bisa menerima mereka beruntunglah, karena diluar sana di dunia ini begitu banyak rahasia-rahasia Allah yang tak bisa dijangkau oleh daya nalar kita. Salam buat sdr Toto semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan membibingnya…amien..

  5. sudah dik toto, sekolah yang pinter n ibadah yang lurus-lurus aja. Kalo memang benar anda punya pengalaman spiritual, cukup buat anda saja. bagi orang islam, sudah cukup alquran n sunnah untuk mencari ridha allah SWT. Nggak perlu macam-macam lg. Apa anda tanggung jawab kalo ada umat yang justru tersesat karena anda yang mengaku bisa berdialog dengan Tuhan dan nabi-nabi itu.

  6. sumun bukmun ngumyun fahun la yarji’un………………orang2 akan mengira bahwa dia telah melakukan yang sebaik-baiknya, padahal belum tentu demikian dimuka Allah. Renungilah ayat2 Allah yang tidak habis ditulis dengan tinta sebanyak air lautan ini, semua hamparan ayat semua ada maksud dari penciptaan. Al-Quran dan Hadits memang sumber hukum bagi umat islam tapi belajar tentang Allah dan Nabi dan meneladaninya bisa lewat segala macam hal yang kita jumpai dalam laku hidup kita di hamparan bumi Allah ini, bahkan dari seorang pengemis papa pun akan terhampar ayat Nya bagi orang yang mau berpikir, jadi jangan hanya letter leg belajar dari Text book aja, anda akan seperti katak dalam tempurung…. arungilah hamparan semesta raya karuniaNya, lintas dunia sekalipun……….semoga kita selalu ditunjukki jalan yang benar……amin……….

  7. soryy, bukannya ga percaya tapi walluhu a’lam, kenapa anda bisa membikin buku yang berjudul 26 nabi , bukankah kita hanya mempunyai 25 nabi, memang nabi itu banyak tapi yang hanya ditunjukan kepada manusia bukankah hanya 25, dan sapakah nabi yang ke 26 ini?

    • 25 Nabi dan Rasul, 1-Nya Lagi Nabi Khidir, Tapi Nabi Khidir bukan Rasul. Bedanya, kalo Nabi dan Rasul diwajibkan/ditakdirkan untuk berdakwah, sedangkan Nabi Khidir (bukan Rasul) tidak diwajibkan/tidak berdakwah, beliau tidak punya umat.

  8. bukankah, maaf saya pernah mendengar shohibu nabi aj ga boleh menulis atau meriwyatkan apa yamng dilihat, dengan seizin nya… dan bkankah laa nabiya ba’dahu? apakah anda berani utuk memepertanggung jawabkan atas semua ini?maaf

  9. Ada baiknya kita baca dulu bukunya, dipikirkan dan di rasakan. Betul tidaknya, biar akal dan nurani yang menilainya, karena memang yang dua itu merupakan karunia Allah SWT kepada seluruh manusia untuk menilai benar dan salah dengan selalu memohon kepadaNya agar senantiasa diberikan petunjuk yang sebenar-benarnya.

  10. Dimana mana selalu aja Yesus bukan Tuhan.Sekarang saya bertanya ‘Tuhan yg esa’ apa maksudnya?Apanya yg esa? Setahu saya,ucapan Tuhan yg esa sudah ada sejak zaman nabi Adam sampai saat ini.Tapi terbukti dari penyembah Tuhan yg esa tiada seorang pun yg betul2 dekat dgnNya.Umumnya mereka hanya tahu berseru nyaring karena mereka menganggap Tuhan itu jauh tempatnya di sorga dan berharap setelah meninggal dapat dibangkitkan kembali untuk bertemu dgn Tuhan.Ironisnya sang Hakimnya Yesus yg selalu direndahkan.Mengapa harus Yesus,mengapa bukan Tuhan yg esa.Makanya saya bertanya,’Tuhan yg esa itu apa maksudnya?’Apa dimensinya yg esa itu? Apakah 1,2,3,4 dimensi atau tanpa dimensi.Hal ini perlu diketahui karena masalah Tuhan yg esa bukan sekedar ucapan di mulut,tapi kehidupan yg bersekutu dekat dgn Tuhan seperti yg dilakoni Yesus.Lalu dimensi yg mana dilakoni Yesus?Ya dimensi Tritunggal;Allah Bapa,Anak dan Roh Kudus.Hal ini bukan untuk menunjuk oknum siapa Bapa,Anak,Roh Kudus seperti pertanyaan Yahudi dan pernyataan Islam.Tapi aksi hidup bersekutu dgn Allah yg esa.Tritunggal yg dilakoni Yesus begini: Bapa adalah kasih artinya hendaklah kita mengasihi,Anak adalah pengorbanan artinya 5 indra yg terkonsep dlm keakuan harus dilepaskan,seperti perumpamaan Yesus ttg 5 gadis yg bodoh dan 5 gadis yg pintar.Roh Kudus adalah kehidupan yg sebenarnya setelah keakuan pergi.Itulah Trinitas dan kehidupan Yesus.Dan hanya Yesus tercatat telah ke sebelah kanan Allah dan akan datang lagi.Sedangkan nabi yg lain secara spiritual banyak jatuh bangun bahkan sampai saat ini ada nabi yg butuh doa2 umatnya supaya beliau layak layak di sisi Allah.Di antara semua nabi hanya Yesus yg mengisyaratkan bahwa Dia Anak
    Allah.Artinya hanya Dia satu2nya yg mengorbankan keakuan.Nabi2 yg lain malah melegalisir keakuan dlm bentuk hukum2 mutlak.Hanya Yesus yg melepaskan manusia dari bentuk ikatan2.Nabi2 yg lain mengikat manusia pd aturan2 agama.Hanya Yesus yang mengatakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat(di tangan)..ya saat ini juga.Nabi yg lain berkata bahwa sorga di akhirat antah berantah.Mengapa demikian,karena masalah menyikapi Tuhan yg esa.Dalam dimensi mana kitanya bertindak.Kalau Tuhan itu dimensi 1(titik) maka dia akan tertindih kalau dihampiri maka yang tampak adalah kita sendiri.Kalau tuhan itu dimensi 2 (garis)maka dia akan lebih tinggi tapi kita lebih lebar.Kalau Tuhan 3 dimensi(ruang) maka kita akan masuk ke hadiratnya bersama dgn Yesus.Kalau tuhan 4 dimensi,saya gak ngerti.Kalau tuhan tanpa dimensi maka kita atheis.Nah!Sekarang pedoman kita yg mana.Saya sendiri memilih Yesus krn saya rindu bersatu dgnNya di ruang Kudus.Kalau anda masih mempermasalahkan siapa Yesus jadilah itu masalahmu sendiri sampai ke liang kubur dan kabarkan pd junjunganmu.

    • Kemaha-esa-an atau tunggal-nya Tuhan itu sangat jelas, sangat simpel/sederhana, sangat tidak rumit, dan sangat bisa dicerna oleh manusia yang paling bodoh sekalipun (asal bukan orang gila).
      Kriteria ke-esa-an Tuhan :

      1. Typical and Distinct, dia sangat khas dan berbeda dengan makhluknya.
      Tuhan tidak bisa disamakan dengan makhluk Ciptaan-Nya. Tuhan tidak
      memiliki nafsu, karena memang SEGALA SESUATU SELAIN TUHAN ITU
      SENDIRI, ADALAH CIPTAAN-NYA, termasuk nafsu, time/waktu, juga
      surga dan neraka. Jadi gak ada ceritanya Tuhan memiliki jenis kelamin
      laki-laki/perempuan, malaikat ciptaan-Nya saja tidak berjenis kelamin dan
      tidak memiliki nafsu, apalagi Tuhan, Sang Pencipta.

      2. DIA/TUHAN itu adalah tempat bergantung segala sesuatu.
      Jadi, Tuhan tidak perlu menikmati surga, lha wong surga itu sendiri
      termasuki salah satu ciptaan-Nya dari sekian Milyar dan Trilyun makhluk
      dan benda ciptaan-Nya. Dan segala pergerakan sekecil apapun yang
      pernah ada di dunia, alam baka, maupun di akhirat tidak ada sekecil
      apapun yang luput dari “Mata” dan kuasa Ilahi/Tuhan.

      3. Karena DIA/TUHAN itu Typical N Distinct, maka tidak ada ceritanya
      Tuhan itu beranak atau berbapak-beribu, karena kalau demikian halnya
      (Tuhan disamakan secara logika dengan manusia) maka orang tuanya
      Tuhan juga masih punya orang tua lagi, punya Embah lagi, dan
      seterusnya, tidak akan pernah selesai, karena Tuhan bukan manusia.

      4. Tidak ada sesuatu-pun yang setara atau melebihi kemampuan/kuasa
      Tuhan yang UnLimited/Tidak terbatas.

      Demikian, penjelasan saya. Semoga bermanfaat dan bisa membawa pencerahan.

  11. @farhanah
    Nabi kita ada banyak. rasul ada 25.
    nabi yang dijumpai mas toto ada 25 +1 (nabi khidir/haidir/balian bin malgan).. nabi yang sampai sekarang masih ada, memiliki KTP yang sah di banyak negara.

    dekatkan diri dengan Allah, Minta izin kepada Allah untuk bertemu nabi haidir, beliau (nabi khaidir) akan mendatangi anda dengan ujian keimanan.

    @mas toto
    bolehkan sharing lebih jauh tentang keilmuan ??
    apa anda punya forum khusus ??

  12. Saya jadi bingung dengan adanya komunikasi dengan 26 Nabi, saya ini mualaf dan ISLAM itu buat saya Agama paling Indah tetapi kenapa banyak orang2 Islam sendiri yang membuat para mualaf jadi meragukan dengan Agama Islam yang penuh dengan pernyataan2 seperti ini, cari duit di dunia sah2 saja tetapi jangan membuat Fikiran orang2 mualaf berubah Fikiran dengan ISLAM, tolonglah ISLAM itu BENAR2 INDAH dan jangan membuat kehancuran dari orang2 yang beragama Islam pada jaman ini modern ini Khususnya di Indonesia.

    • #mas Jon, jangan disamakan Islam dengan orang (umat) Islam. Orang islam tidak selalu Islami (bersifat Islam), sedangkan bisa berlaku sangatlah Islami. Yang membuat Indonesia jadi ‘seindah’ ini menurut saya karena para pemimpin dan umatnya berlaku tidak Islami, semena mena terhadap diri mereka, saudara-saudara mereka, dan alamnya.

      Buat mas Toto, menurut saya, Allah bisa memberikan dan kemampuan lebih dari lainnya dengan sangat mudah kepada makhlukNYA, semoga tidak lekas sombong karena setiap amanah mengandung tanggung jawab yang besar dan Allah terserah mengambilnya kapan saja semudah mencabut nyawa makhluknya..

      Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan..

    • @mas Johannes, bagus sekali perhatiannya tentang Islam, yah memang betul Islam dan Umat Islam bukan hal yang sama, Islam memang indah, dan belajarlah dari orang2 yang memang menjalani Islam dengan baik, saya tinggal di Jepang, banyak sekali orang Jepang yang tertarik dengan Islam, tapi begitu mereka melihat orang Islam (orang asing) di Jepang, banyak yang tidak berprilaku islami, itu tidak menyudutkan mereka, mereka jadi lebih ingin tahu, karena pada dasarnya manusia tempatnya salah dan dosa, jika nabi saja masih ada yang berbuat salah, apalagi manusia, jadi belajarlah dan banyaklah membaca tentang hal2 yang berbau Islam, dan kembalikan kehati nurani, dan berdoalah pada Alloh Subhanna wataalla, Insyaalloh akan diberikan jalan seluas-luasnya, karena ayat pertama yang diturunkan dalam alquran kepada nabi Muhammad SAW adalah Iqro, yang artinya membaca, itu kenapa umat Islam harus banyak membaca dan belajar, semoga bermanfaat ulasan dari saya, mohon maaf kalau ada salah kata……..

    • @Mas Johanes: Anda jgn melihat Islam dari umat/orang Islamnya. Anda akan bingung, apalagi anda masih dangkal keilmuan Islamnya karena anda seorang mu’alaf. Yang perlu anda lakukan adalah pelajari Islam dari segi ilmiahnya saja dulu, pengetahuan syariat dasarnya saja dulu, cari guru/ ustadz yang baik yang bisa membimbing mu’alaf seperti anda.
      Kalau anda sudah menguasainya, barulah boleh-boleh saja anda mengetahui/mengetahui hal-hal yang irrasional karena memang Tuhan menciptakan alam dunia dan alam akhirat tidak hanya yang sifatnya rasional, tapi juga hal-hal yang irrasional.

  13. Namanya forum umum jadi yang baca yaa…ada anak play group juga ada sampai profesor, dan bisa diduga bahwa komentarnya juga akan sesuai kemampuan masing-masing pembaca. jadi untuk semuanya…kalau maunya belajar ya diterima saja sebagai wawasan, setelah itu ambil hikmahnya untuk sendiri, dan berterima-kasihlah kpd yang mau susah2 menulis untuk menambah wawasan kita.
    untuk yang kontra….kapan kita makin bijak jika berburuk sangka kpd yg orang lain (yg menulis). Toh ini hasil dari buah keterbukaan yang dipilih bangsa kita.
    sebuah karya yang putihpun bisa dijadikan hitam dan begitu sebaliknya, itu tergantung pada kita sendiri.
    Sebagaimana kita melihat macam2 tingkah di sekitar kita, ada yang “jahat” ada yang “baik” ada yg sedang2 saja, haruskah kita menjadi “negatif ” karenanya?…..salam rahmat, barokah dan senyum.

  14. mas toto saya sudah baca buku mas dua-duanya dan saya rasa mas toto cukup beruntung mendapatkan anugrah dari Allah swt dengan kemampuan untuk berkomunikasi dengan manusia-manusia pilihanNYA. Kebetulan saya masuk islam 1o tahun yang lalu krn banyak mendapat hidayah melalui mimpi namun sampai sekarang belum diijinkan untuk dapat melihat langsung alam ghoib….mohon bimbingan dan doanya agar dapat istiqomah dan semakin bertambah ketauhidan saya mas trims

  15. buat mas mustaji di blitar: bukunya ada koq di toko restu blitar dekat alun2. Bagus koq. Buat yg katanya pro quran n sunnah: maaf ak dah eneg dg metode dakwah yg menggurui dan kesannya sok suci tp hijabnya ketutup terus. jd mo nulis apaan gak bakal dibaca

  16. salam kepada semua saudara dan saudari yg hadir,terutama pada dik toto dan yg memberikan forum ini,…sudah sepatutnya kita tidak usah kagetan,gumunan,reaksioner dlm menyikapi suatu apapun termasuk yg disampaikan dalam forum ini,resapilah dg hati nurani anda,bermanfaat ato tidak,jika dirasa tidak,yg tdk perlu mengutarakan dg berlebihan,jika memang dirasa bermanfaat maka dalamilah,hayatilah,..bagi saudara/i semua yg mau menambah wawasan spiritual silakan klik di http://www.sabdalangit.wordpress.com ato bisa ke http://www.wongalus.wordpress.com marilah kita menjadi bagian dari ummat yg berkesadaran ruhani,tidak sekedar mahluk yg punya kesadaran jasadiyah saja,.bumi langit kita sama,tuhan kita pun sama,..salam damae…!

  17. Rahasia Allah itu sangat teramat luas dan tidak mampu dibayangkan. Rahasia dan kekuasaan Allah itu sangat teramat begitu luas bila hanya disandarkan pada sebuah kitab suci atau hadits Nabi.
    Dan suatu bentuk rahmat Allah memberikan anugerah seperti itu pada seorang manusia sebagai jalan bagi yang lainnya agar memahami sedikit saja rahasia kebesaran illahi. sedikit saja yang begitu luar biasa besarnya bagi kita manusia…..

    Bagi yang mengatakan; “cukuplah bagi kami Al Qur’an dan hadits Nabi,…”
    Hey…saudaraku…..tidakkah kita menyaksikan banyak saudara kita yang menyandarkan dirinya kepada Al Qur’an dan Sunnah (yang sama) tetapi lihatlah…….mereka saling membenci sesama (muslim), paling merasa paling benar, saling menghina, merendahkan bahkan saling menghancurkan……
    Tidakkah kita lihat itu???

    apa ada yang salah dengan ke-dua sumber ini? tentu dan pasti tidak……

    Maka mari cari dan pahami hakekat sebenarnya…

    Wassalam.

  18. tulisan buku Toto membuat penasaran tapi ketika melihat langsung dlm acara bedah buku di semarang membuat sy geleng2 & bingung
    bebeperapa pertanyaan2 yg ada dijawb kurang memuaskan & penanya malah disuruh membeli buku
    maksudnya apa
    kalo mau bisnis buku ngarang aja kayak harry potter jangan soal agama BUNG

  19. Asswrwb
    maaf, mas Toto, apakah mas bisa menjabarkan garis keturunan mas Toto??
    Ohya, buku mas, sudah saya baca dua kali ..
    terimakasih
    wasswrwb

  20. pengalaman dan anugrah Dik Toto yang luar biasa, buku yang luar biasa dan berbagai komentar yang luar biasa pula. Saya beragama Islam dan sedang mendalami Islam, pada saat ini saya temukan bahwa Islam adalah agama yang paling sempurna akan tetapi aplikasinya kadang tidak sesuai maksud dari Islam itu sendiri sehingga kadang dicemooh oleh agama lain. Islam adalah agama yang sempurna sehingga dapat memenuhi selera seluruh umat manuasia, baik yang suka ghoib maupun yang realistis, yang suka rasional maupun yang suka dogma, yang suka mengatakan orang lain bid’ah atau yang suka menjunjung tinggi aklakul karimah, berargumentasi dengan dukun maupun dengan filosof, Islam pasti menang. Akan tetapi siapa yang mampu menjelaskan dan menjawab ? Jaman Nabi adalah baginda Rosululloh sendiri mengetahui masa lalu, masa skerang dan masa depan, ditanya tentang masa lalu beliau tahu tentang silsilan nabi Iskhak dan kuburannya dimana beliau tahu, ditanya ular dirumah sahabat di seberang kota jauh dari tempat Rosullulaoh juga mengetahui bahwa ular tersebut adalah siluman, mengetahui masa depan yaitu bagaimana nantinya Hasan dan Husain meninggal, demikian pula mampu menjelaskan kejadian hari kiamat dan setelah kiamat dan banyak lagi yang sangat menarik, banyak buku cerita tenatng hal ini. Ada sahabat nabi yang mengetahui bagaimana cara kematiannya sendiri dan siapa yang membunuhnya , yaitu Syaidina Ali. Jika Syaidina Usman yang seorang Saudagar lalu menjadi kalifah sedangkan tidak mengetahui alam Ghoib juga tidak ada masalah, namun ketika beliau juga wajib menjadi Imam agama terpaksalah harus melakukan kodifikasi hadist (pembukuan hadist). * itulah lahirnya gerakan wahabiah. Rosulluloh di dalam hadist riwayat di kitab Bukhori Muslim sudah melarang penulisan hadist karena takut keliru dengan Qur’an. Kenapa tetap ditulis hadist karena pada waktu itu tidak ada rujukan. Seandainya Syaidina Ali yang menjadi Kalifah maka rujukan itu dari Syaidina Ali sendiri, inilah keyakinan kaum Islam Imamiyah. Tetapi semua kodrat dan kehendak Allah kita tidak bisa menyalahkan sejarah. Namun ketika hadist juga di jadikan salah satu dari 2 sumber utama, lalu bagaimana dengan maksud hadist nabi Al alimu warisatul anbiya, bahwa orang alim adalah pewaris nabi, (terjemahan : para ulama / orang alim adalah pewaris nabi) dengan adanya hadist yang dikitabkan tadi resikonya banyak orang sudah tidak percaya pada ulama (mungkin organisanya juga ada yaitu yang menentang KONSEP TAAT, tidak percaya ulama namun lebih percaya dengan Qur an dan Hadist sesuai penafsirannya sendiri. kalau sudah membaca Quran dan Hadist merasa tahu agama Islam secara sempurna dan berani mengatakan yang lain bid’ah bahkan kafir, dan agama lain wajib dimusuhi. Naudu mindalik. Rosullulaoh pernah ditanya oleh sahabat bagaiman cara menanam kurma yang baik dan dijawab kamu yang lebih tahu, maka bertanyalah pada ahlinya. Rosulluloh memberi contoh yang baik ketika beliau bukan petani kurma meskipun tahu pun juga bukan sok tahu. Demikian pula mempelajari hadis dan Quran terjemah masih belum sempurna namun sudah lumayan karena sudah mengenal dan mudah paham jika ada tausiah atau nasehat. Seorang awan yang membaca kitab undang-undang Hukum Pidana bukan berarti paham hukum pidana. Karena untuk memahami perlu penafsiran, penafsiran sejarah, kata – kata, sinkronisasi ayat – satu dengan yang lainnya. Contohnya setrum listrik apakah termasuk barang yang bisa dicuri ? sedangkan di KUHP tidak diatur. Inilah perlunya fatwa MA kalau dikita namanya penafsiran atau fatwa. Siapa yang berwenang tentu ulam. Siapa Ulams itu / ada yang mengatakan Majelis Tajrih ada yang mengatakan MUI ada yang mengatakan kia Khos dan kiai sepuh, ada seorang profesor doktor dari perguruan Islam atau bahkan Profesor dibidang teknologi dari ICMI, tap toh semua mereka wajib mempertanggungjawabkan kelimuan amanya. Nah Ulama banyak kan, maka kita yang oreang awan harus bersabar jangan ikut-ikutan berkomentar dan bersikap apalagi dengan dalih jihad. jangan kepingin mati sahid menjadi mati sangit (gosong). Karena luasnya dan sempurnanya Islam, maka tidak mungkin setiap ulama atau kita orang awam mampu memahami. Bagi ulama yang ahli belajar hukum atau fikih disebut fukoha maka sangat ahli dibidang hukum baik pewarisan, jinayat, muamalah, bank syariah dll. Hal ini dapat sekolah di IAIN dan berlanjut sampai doktor maupun profesor. Untuk ulama yang mampu beristkhoroh dan mendapat jawaban yang tepat tentu bukan karena fukoha akan tetapi harus ditambah bersikap alim, artinya di dalam hidupnya sudah mengamalkan ibadah dan melebihi yang lain sehingga oleh Allah diangkat derajat sebagai orang yang dekat dengan Allah. Orang ini dapat karena beribadah secara lebih atau orang yang biasa-biasa namun atas kehendak Allah diberi kelebihan misalnya Yesus usia tiga tahun sudah berdakwah. Untuk menjelaskan fenomena jin dan malaikat serta roh maka hanya orang yang mampu melihat alam ghoib yang dapat menjawabnya. Bagi ulama yang tidak mampu melihat alam Ghoib jangan berkecil hati karena Allah tidka menilai ketaqwaan seseorang dari itu atau kemuliaan ulama dari hal tersebut.Namun jika ada ulama lain yang mampu melihat juga jangan dikatakan bid’ah, tahayul kurofat, karena beliau memang bisa melihat. Islam adalah agama yang sempurna, manusialah yang tidak sempurna. Jika Sunan Kalijogo yang mumpuni fikih, ilmu filsafat Islam dan ilmu Ghoib maka walisongo menunjuk Beliau untuk beradu ilmu dengan Syeh Siti Jenar. Kebesaran hati dari wali delapan ini yang mestinya diteladani. Bagaimana bisa berdakwah pada dukun jika tidak mengenal keris dan penunggunya, bagaimana berdakwah pada politikus jika tidak pernah mengenal politik, bagaimana berdakwah pada Kristen Nasrani jika tidak mengenal perbandingan agama, bagaimana berdakwah pada para ilmuwan teknologi jika tidak mengenal komputer bahkan hp saja tidak kenal. bagaimana berdakwah pada orang AS jika bahasanya hanya Indonesia dan Arab. Bagaimana berdakwah pada pimpinan masyarakat jika tidak mengenal ajaran kepemimpinan. Islam adalah rahmat untuk alam dan manusia adalah kalifah di bumi, orang Islam yang menjadi kalifah adalah orang Islam yang cerdas, cerdik, sabar, adil tidak mudah putus asa, tidak mudah kaget , heran, isnyaallah bercermin pada asmaul husna. bagaimana mereka yang dicap teroris (khusus yang bom bunuh diri lho), mereka adalah orang yang putus asa melihat yang lain maksiat dan tidak Islam atau mungkin sudah bosan dengan kehidupannya yang sengsara tidak sabar ingin masuk sorga yang dikabarkan menyenangkan. Bagaimana yang selalu mengatakan yang lain bid’ah mereka adalah orang yang sombong akan ilmunya dan tidak bisa bersikap seperti padi semakin merunduk semakin berisi. Bagaimana yang mengatakan tahayul bi’ad kurofat karena mereka tidak mengetahui yang sebenarnya dan hanya yang nampak dari luar saja, bagaimana yang acuh tak acuh hanya cukup untuk dirinya sendiri, dia orang yang aman akan tetapi Allah tidak meninggikan derajat orang yang tidak berilmu. Bagaimana orang yang mengingatkan yang lain dengan keras karena Allah dalam Quran mewajibkan untuk nasehat menasehati dalam kebenaran, mereka adalah orang yang egois hanya mengejar pahala untuk dirinya sendiri tanpa memikirkan nasib orang lain dan sopan santun dan aklakul karimah. Bagaimana jika apa yang dilihat termasuk fenomena Argawi Kandito adalah tidak masuk akal, sebenarnya ilmu mereka tidak cukup sehingga akalnya yang tidak masuk. Yang paling mudah adalah ajaran dogma yaitu jika mau makan ya dimakan kalau tidak ya jangan dimakan seperti saudara kita Nasrani, jangan terlalu banyak nanya aneh aneh pada pastur karena akan dijawab itu rahasia Tuhan yang nanya dan ditanya sama sama tidak tahu, mungkin lebih aman. Tetapi jika naluri manusia dan umat selalu ingin tahu apakah juga dipaksa untuk berdogma. Itulah Islam agama yang sempurna mampu menjawab pertanyaan orang kebatinan, agama lain, penganut tenaga dalam, penganut filsafat, penganut ajaran teknologi seperti Agus Mustofa, penganut amalan yang berat termasuk ajaran tasawuf. Pesan orang tua hanya sederhana tabah tawakal nrimo, tabah menjalani hidup dengan disertai menuntut ilmu termasuk ilmu agama, tawakal yaitu bersabar jika ilmu yang kita dapat cepat bertambah atau sangat lambat mengenal fenomena, nrimo adalah kalau memang pikiran kita cekak yang jangan dipaksakan nanti diketawain orang. Kalau tidak menguasai benar suatu ilmu akan lebih baik diam, karena diam itu emas ( tidak kelihatan bodohnya). Fenomena yang ada termasuk kemampuan melihat alam ghoib bukan tuntutan Allah agar masuk surga, tuntutan Allah hanya sederhana (kata ulama yang pernah saya dengar) BERAKHLAK MULIA, contohnya berdakwah dengan tidak menyakitkan apalagi mengebom dengan mematikan sebagaimana Rosulluloh berdakwah pada raja Yunani Hercules, yaitu dengan duta besar dan berikirim surat (sangat intelak dan medern), menghormati agama lain sebagaimana Rosullulah membuat piagam madinah, berdakwah dengan sabar sebagaimana Rosulloh tidak memaksa dan mengejek Abu Thahlib pamannya yang tidak sholat. Bersabar sebagaimana nabi Ibrahim tidak melawan bapaknya meskipun bapaknya Atheis. Tidak sombong meskipun nabi Sulaiman mengetahui alam ghoib dan mempunyai pasukan jin. Tetap beribadah meskipun Nabi Musa, nabi Isa, dan Nabi Muhammad ketemu Tuhannya. SHOLAT adalah sarana untuk mencapai aklak yang mulia. PUASA adalah sarana untuk mengendalikan hawa nafsu. ZAKAT adalah melatih untuk tidak kikir berbagi dengan orang lain dan ikut memikirkan nasib orang lain. HAJI adalah sarana untuk merasa kedudukan sama dimata Allah baik yang bersholat dengan sedekap maupun yang tidak sedekap pulang ke Indonesia tetap bergelar haji, yang membedakan hanyalah Mabrur atau tidak. (dan bonus yang lain adalah sambil rekreasi ). SHAHADAT adalah komitmen pada tokoh yang kita ikuti. Pesan saya adalah kita harus selalu MERASA BODOH, sehingga kita TERTANTANG untuk mengejar ilmu sampai kenegei Cina, jika ilmu Islamnya sudah merasa hebat ( dengan catatan pernah berguru, mondok, atau di IAIN atau AL AZHAR Kairo ) silahkan belajar agama lain gak usah takut murtad sedangkan Rosullulah saja tidak takut ditinggalkan umatnya ketika sudah pandai ilmu dari negeri Cina. Jika males belajar dan takut murtad yang penting menjalankan 5 rukun Islam dengan baik beraklak baik, sudah lumayan. Bagaimana jika teman kita mengetahui ilmu Cina termasuk tenaga dalam, filsafat kong Fu che dan Islamnya bertambah kuat ya gak usah iri dan berkomentar aneh-aneh wong kita memang kalah ghebat dengan dia wong bahasa Cina saja kita gak ngerti. Jika ada yang terkesan menyimpang dari agama, maka jangan diikuti toh mereka juga tidak ingin diikuti, tidak usah dimusuhi kecuali tingkatan kita ulama sehingga mengetahui hukum secara benar dan berkewajiban untuk meluruskan. ( Kan sudah ada Kiai, ustad, Ulama MUI, Organisasi Muhamdiyah dan NU atau lain-lain) salurkan saja sikap anda pada mereka pasti ada jawaban. namun jika disekitar kita ada yang nmegajarkan sesat menurut kita ya dilaporkan saja ke MUI dan aparat hukum setempat (untuk umat Isalm) pasti ditindak lanjuti. Di Islam enak kok, semua keinginanmu akan terpenuhi dengan syarat kita menemukan orang yang tepat untuk menjawab atau kalau perlu membimbing kita. Syaidina Usman tidak pernah gegeran dengan Syaidina Ali meskipun Syaidina Ali tahu alam ghoib. Syaidina Usaman tidak pernah mengkritik Syaidina Ali meskipun Syaidina Ali selalu di mesjid untuk Iktikaf dan wiridan, kata orang sekarang tasawuf dan menyendiri. Syaidina Ali juga tidak pernah mengktitik Syaidina Usman ketika sibuk memimpin Negara sehingga tidak memiliki kemampuan spiritual seperti Syaidina Ali. (kemampuan spritual beda dengan ibadahnya lho nanti salah paham) seluruh sahabat ibadahnya luar biasa namun setiap sahabat punya kelebihan masing-masing. Jadi saling menghormatilah. So bagaimana dengan fenomena Dik Argawi Kandito, anggap aja hiburan kalau enak dilihat ya dilihat kalau tidak ya ga usah dilihat. Kalau dianggap bid’ad ya salurkan saja pendapat kita pada ulama biar beliau yang memberi fatwa ( jangan ditafsirkan sendiri dengan Quran dan Hadist dengan membaca terjemahannya, nanti kalau semua begitu nanti orang gak mau sekolah hanya beli buku saja , betul gak) baca Quran dan Hadist adalah perlu untuk meningkatkan pengetahuan pribadi kita dan meningkatkan derajat aklak kita bukan untuk alat menilai orang lain ) Menilai orang lain boleh sebagaimana Nabi menilai Abu Jahal, namun sebagai alat untuk mengukur derajat kita secara pribadi bukan untuk bersombong dan memusuhi Abu Jahal, buktinya Nabi diejek Abu JAhal juga diam saja, lha kita tidak diejek orang kok kita sewot. Tapi kalau mas JON tetangga kita perlu penjelasan maka mari kita buka dialog. Namun perlu disadari untuk bisa berdialog dengan Mas JON maka harus menguasai ilmunya MAS JON kalau perlu lebih tinggi, demikian pula MAS JON kalau menilai kita ya MAS JON harus menguasai ilmu kami (tapi tidak hanya terjemahan Quran dan Hadist Lho Mas Jhon) Ilmu Islam itu luas. Kalau tidak ya lakum dinukum waliadzin, agamaku agamaku agamamu agamamu, dan Indonesia tanah air kita bersama, setuju nggak. Kalau kita masih berdebat mengenai agama mana yang benar lumayan lebih maju sedikit minimal ber Tuhan, meskipun kalau Nasrani memperdebatkan Islam, ya kemunduran sebagaimana Yahudi yang tidak mengakui Kristen (artinya orang Kristen gagal meyakinkan orang Yahudi- demikian pula jika orang krisen tidak mengakui Islam berarti kami gagal meyakinkan MAS JON). Gitu lho Mas JON. Yang lebih parah jika orang atheis Rusia masih memperdebatkan adanya Tuhan sebagaimana orang filsafat yang kebingungan sendiri ada tuhan apa tidak , adalah mereka peninggalan jaman purba, bukankah
    Begawan Viasa dari pendiri Agama Hindu mencari Tuhan sudah 3000 tahun sebelum masehi artinya sudah 5000 tahun yang lalu, hari gini masih mencari Tuhan, lalu kemana aja bung. Jika ada baju yang lama masih dipakai ya nggak apa-apa mungkin termasuk barang antik dan harganya lebih mahal tapi pembelinya jarang tapi kalau baju baru kan lebih bagus, warnanya lebih indah dan dijualnya gampang, dan bisa mahal bisa murah relatif . Bagaimana jika tidak laku, ya berarti jualnya keliru, mungkin promosinya kurang diskon atau pahalanya susah dan kurang banyak, sehingga masuk surga terkesan sulit, mungkin salah tempat karena tidak berdakwah tetapi sibuk menafsirkan sendiri dan sibuk bertengkar dengan teman sendiri. tatapi percayalah bahwa Tuhan tidak pelit sorganya dimasuki oleh siapapun (menurut saya lho) yang beraklak mulia, Toh Tuhan juga tidak perlu menempati sendiri, kan bisa membuat yang lebih enak dari surga, namun kelas Surga kan katanya seluruh agama ada yang VIP dan ada yang biasa, itulah kenapa perlu melihat dan ikut siapa tokoh yang bisa memasukkan ke surga VIP. Jika tidak suka di VIP karena ingin merokok karena tidak ber AC juga gak apa-apa. jadi kalau ingin menguji Dik Kandito itu benar atau tidak maka kita harus mengetahui ilmunya Dik Kandito atau lebih jika tidak ya kita dengar dan lihat saja (atau mungkin minta pendapat orang yang secanggih di Kandito mungkin Lia Eden atau Say Baba . Apakah fenomena ini mempengaruhi keyakinan agama kita, ya tergantung kitalah, kalau dengan mendengar fenomena itu semakin taqwa maka beruntunglah kita, jika semakin bingung maka berarti ilmu agama kita perlu ditambah. Gitu Lho, Jika dirasa bertentangan dengan agama kita ya kita harus bersabar sambil mencari jawabannya pada ahlinya namun jangan mengurangi iman dan taqwa, kalau dengan mendengar itu sudah berubah, nanti ada yang lain berubah berarti tidak stabil, kan sayang. Perubahan kearah positif tidak usah menunggu waktu , namun untuk perubahan negatif ya sebaiknya pelan-pelan sambil menunggu referensi yang lain. Untuk mas Argawi Kandito saya yakin juga akan menerima anugerah kemampuannya dengan bijak artinya jangan sampai lalu berubah negatif, sedangkan Rosullulah jauh lebih sempurna karena lebih ganteng karena istrinya banyak dan berasal dari timur tengah, lebih intelek karena membawa risalah Kitab yang di ikuti oleh jutaan umat manusia dan menjadi kajian dari berbagai segi, lebih sederhana karena Al Quran dan Hadist tidak ada royalti untuk beliau, sudah teruji menahan hawa nafsu meskipun menungga buroq yang berupa perempuan cantik, sudah terbukti berumur panjang dan tidak pikun, sudah terbukti tidak serakah dan tidak sombong meskipun menjadi raja Arab, beliau masih tetap ibadah sampai akhir hayatnya. Namun saya percaya pada Dik Argawi Kandito karena sudah diberi pesan oleh Allah untuk berdakwah bukan untuk membawa ajaran baru, jadi hanya menyebarkan agama yang sudah ada tentu dengan kekhasan yang di miliki dan tergantung siapa yang mau menerima dakwahnya, dan dikuatkan dengan gelar Syek oleh nabi Muhammad yang berarti guru, atau tempat untuk bertanya atas ilmu yang sudah ada namun belum dimengerti. Karena berstatus guru maka ilmu induk dan yang diajarkan tidak boleh menyimpang dari maskud terdahulu, selain itu agar sang guru juga agar digugu dan ditiru maka juga harus mengikuti perilaku guru utama yang membawa kitab yaitu dalam hal ibadah dan muamalah. Mungkin berat ya Syek namun itulah takdir agar tetap bisa memayu hayuning bawono. Jika dakwahnya keliru biarlah para ulama yang meningatkan mewakili kita yang awam. Akhirnya saya mohon maaf saya hanya komentator dan hanya seorang pencari ilmu atas kesalahan dan kekurangan mohon maaf yang sebesar-besarnya – hanya Allah yang Maha Tahu)

  21. cobaan dapat berbentuk apa saja , namun sesungguhnya cobaan yang paling berat adalah cobaan yang meng-kamuflase-kan dirinya sebagai ‘kelebihan’ .

    seperti kisah seorang pemuda yang bertapa mencari petunjuk , bertahun-tahun lamanya dia bertapa ditampakkan berbagai macam godaan seperti ketakutan akan binatang buas , godaan syahwat akan lawan jenis , godaan harta benda dan kedudukan yang tinggi dimata manusia , godaan ketakutan akan kemusnahan/kematian , godaan akan ketakutan akan bencana alam yang sangat dahsyat dll dia melalui semunya dengan baik , dan pada akhirnya dia menerima suatu isyarat sinar yang terang benderang menyinari dirinya dimana pada saat itu pemuda tersebut menganggap bahwa proses pertapaanya telah selesai dan dia harus menyebarkan apa yang dipahaminya kepada orang banyak. sangat disayangkan ternyata dia tertipu dengan godaan terakhir , dan karena dia lah banyak umat manusia juga ikut-ikutan tersesat .

    godaan yang terlihat sebagai godaan akan lebih mudah dilawan dibandingkan godaan yang terlihat sebagai kebaikan/anugerah .

    iblis yang bertampang dan berkelakuan jahat akan mudah terdeteksi dibandingkan iblis yang bertampang dan berkelakuan baik[padahal tujuannya menyesatkan] .

    kita akan dengan mudah mengatakan pencopet adalah orang jahat , namun kita tidak pernah menduga bahwa seorang yang terlihat baik ternyata sesungguhnya dapat lebih jahat lagi .

    diambang akhir jaman ini kita mendapati fenomena banyaknya manusia yang mengaku mendapatkan kelebihan/ilham/bisikan/wahyu/pengalaman spiritual , mereka muncul dari berbagai kalangan , latar belakang , agama , bangsa . dan berbagai cara mereka tempuh namun tujuan akhirnya terlihat satu , mempengaruhi orang sebanyak mungkin .

    bila generasi pendahulu kita harus banyak membaca/belajar/mengamati/berpikir untuk menemukan kebenaran yang paling hakiki , maka kini kita generasi yang hidup di era global dimana informasi mengalami booming dan tanpa batas harus berusaha lebih ekstra untuk menemukan kebenaran yang paling hakiki tersebut .

    kebenaran yang relatif itu relatif jumlahnya sedangkan kebenaran yang absolut itu hanya dan hanya satu dimana semuanya berawal dan dimana semuanya berakhir .

    sebagai pencari kebenaran yang hakiki kita tabu untuk meng-hujat atau bahkan memaki orang-orang yang kita anggap berseberangan dengan pemahaman kita . karena pada dasarnya kita pun masih mencari kebenaran yang hakiki itu , jangan membuang energi untuk hal lain yang dapat membuat kita tidak fokus terhadap tujuan awal kita . yang dapat kita lakukan adalah sekedar mengingatkan namun dengan cara dan perkataan yang baik . seperti yang telah diperintahkan oleh ALLAH SWT dalam Kitab-NYA yang Suci :

    ” Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. ”
    (Al-Qur’an Surah Al-An’am : 108)

    ingatlah bahwa kita sebagai manusia hanya dapat berusaha[itu pun dengan kehendak ALLAH] dan berdoa dengan pasrah . kita tidak dapat memaksakan seseorang untuk begini dan begitu terlebih lagi dalam hal akidah/agama , karena pada dasarnya hidayah/petunjuk itu adalah murni sebenar-benarnya Hak ALLAH SWT . seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat berikut :

    “Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya..”
    (Al-Qur’an Surah Al-Kahfi : 17)

    “Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi….”
    (Al-Qur’an Surah Al-A’raaf : 178)

    “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya..”
    (Al-Qur’an Surah Al-Qashash : 56)

    “Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim. ”
    (Al-Qur’an Surah Al-Maai-dah : 51)

    “Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong…”
    (Al-Qur’an Surah An-Nahl : 37

    “Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk(memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki kelangit..”
    (Al-Qur’an Surah Al-An’aam : 125)

    oleh karenanya berbahagialah wahai manusia-manusia yang diberi hidayah oleh ALLAH , karena hidayah adalah karunia yang sangat besar dan bibit dari karunia selanjutnya yaitu manisnya Iman .

    akhir kata , disini saya sebagai seorang manusia yang sangat lemah dan tidak mempunyai suatu daya apapun hanya mencoba memahami Firman-NYA yang telah tertulis dalam Kitab-NYA yang Agung :

    ” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, dan mereka yang saling mengingatkan tentang kebenaran dan saling mengingatkan tentang kesabaran.”
    (Al-Qur’an Surah Al-Ashr : 1-3)

    mohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangan saya . trims

    Wallahu ‘Alam Bishawab .

  22. percaya nggk percaya aja lah…
    semua kan udh gede, udh pny pendirian.., jadi harusny ud tau mana yg menurut kita bener atau salah.
    habis baca semua komentar, kok semua jadi pada kisruh. pertahanin argumenny sendiri2.
    agama bisa jadi nggk saling toleransi lagi klo gini.
    saya pernah denger ada nabi baru.. namany nabi mugedek…. ada gag yah…?
    tlung jelasin yg tau…
    memang kita begitu berbeda dalam semua..
    kecuali dalam cinta.
    peace for all..
    respect and unity.

  23. Toto sebaiknya “menurut saya” – apabila ada hal2 yang kontroversial dengan kepercayaan UMAT tertentu – jangan sampai di EXPOSE terlalu banyak !
    Ini adalah MYSTERY yang memang hanya dapat dimengerti oleh ke IMAN an dari yang PERCAYA !!
    Semoga brguna utk masa depan anda

  24. nabi sebenarnya bukan hanya 25, tapi puluhan ribu. (bukannya sudah ada di buku pelajaran agama kita sewatu SD?!)
    cuman, yang disebutkan di al-qur`an hanya 25 itu. dan itu cukup memberi kita hikmah

  25. apapun itu ya tetap islam, selamat sampai ke tujuan, perjalanan memang masih panjang, otak masih banyak dilamunkan, sekarang datang anak yg di beri wejangan, menggoyah keimanan, menggoyah akar2 diri, itu hanya ujian, percaya itu sama sang pencipta dengan kitabnya (tapi yg benar2 tinggi kualitas penterjemahannya), msalahnya byk awam berpikir, Tuhan pun di pikir(logika), alam pikiran, alam jiwa, alam tubuh, alam apapun hanyalah tingkatan diri, kita ada di mana, ya jalankan tugas masing-masing, intinya buku 26 nabi laku terjual, tinggal anak itu diberi kesempatan untuk menambah ilmu agama saja, semua yang disampaikan benar namun akal belum bisa terima, karena kita rindu sosok seperti Nabi, para ulama uda GIla harta, dan jabatan, sosok yg benar2 Mahdi, yg memberi pencerahan dari setiap pertikaian dan perdebatan, teruslah berkarya, semoga ada petunjuk dari wadah,

  26. Anggap aja ini dunia persilatan. Hanya ada 2 aliran, yaitu aliran putih dan aliran hitam. Sesama aliran putih akan cocok dan bekerja sama,begitu pula sebaliknya

  27. plok plok……………bagus. anda seorang yang hebat. dmn kami bisa menemui anda? bahkan kebohongan yg anda bual tak cukup membuat percaya seorang bayi yang baru lahir

  28. Orang yang kenal baik & setiap hari bertemu saja bisa tertipu, apalagi barang gaib yang tidak keliatan…
    Iblis itu bukan makhluk bodoh…. dia akan menyamar jangankan cuma sebagai nabi…. bahkan sebagai malaikat atau tuhan pun dia sanggup….

    hanya orang tolol saja yang percaya dengan barang beginian….

    • #B.H:
      Perumpamaan yang anda buat perbandingan gak imbang. Intinya sederhana saja, anda tidak mengalami apa yang dialami oleh orang lain, dan anda juga tidak merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Jadi, jangan berani-berani menggambarkan dan menyimpulkan apa yang dialami oleh orang lain yang diluar jangkauan anda karena daya fikir anda tidak akan pernah mampu menjangkaunya, meskipun saya akui benar memang iblis bisa menyamar mewujudkan dirinya seperti seorang nabi, wali, atau malaikat sekalipun, tapi tidak tidak akan bisa menyerupai Tuhan.

  29. Pengalaman batin siapapun itu sah-sah saja dan selama tidak bertentangan dengan nash al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad, maka dapat kita jadikan renungan untuk memperkiat iman kita.

  30. Dari dulu, lintas zaman, lintas kebudayaan, lintas peradaban, hal2 yang bersifat gnosis dan ghoib, memiliki ungkapan-ungkapannya sendiri. Ia hanya bisa diimani bagi yang mau mengimani, pun jika ada suatu pengalaman pribadi mengenai realitas keghoiban maka ia tetap harus dipandang sebagai bagian dari wilayah yang pribadi. Sebab alat ukur yang digunakan (semisal mata hati, mukasyafah, visi, mata ketiga, indera keenam dsb) adalah kemampuan/fasilitas yang menuntut syarat yang tinggi2 untuk diakses. Walaupun bukan pula suatu yang nisbi sebab realitasnya memang ada. Pun jika memang hendak disampaikan maka sang penyampai harus memiliki beberapa syarat yg tidak mudah:

    1. Memiliki otoritas : Nabi, pewarisnya, dan para ahli metafisika yang memiliki track record yang lama.

    2. Memiliki reputasi budi pekerti yang tinggi dan luas terutama dikenal sebagai orang yang amat jujur oleh lingkungannya. Seorang yang tidak memiliki reputasi ini bisa anda tinggalkan segera pendapat2 spiritualnya.

    3. Hal-hal ghoib yang disampaikan tidak bertentangan dengan literatur keagamaan yang baku.

    4. Memiliki jalur keilmuan yang bisa dipertanggung jawabkan, sebab ilmu dan kemudian keahlian adalah derajat yang tidak bisa dicapai begitu saja tanpa usaha & waktu, apalagi hanya bermodal predikat “anugerah”. Bisa jadi ia memiliki anugerah itu dari lahir tapi kemampuannya tidak serta merta langsung ke tingkat yang mumpuni.

    5. Dimensi Ghoib memiliki lapisan2 yang sangat banyak dan ini sudah disampaikan oleh para ahli ruhani sepanjang zaman, keberadaan Guru, atau orang yang memiliki otoritas keilmuan dalam bidang ini dibutuhkan.

    Pertanyaannya, apakah saudara Pandrik memiliki kualifikasi ini?, ya tinggal dicek saja satu persatu apakah ia memiliki kelima pasal syarat ini. Walau demikian, buku2nya layak diapresiasi sebagai suatu khazanah intelektual yang sangat baik untuk ukuran pemudia seusianya terlepas apakah ia berbohong, berhalusinasi atau memiliki vision (walau sepertinya sangat lemah).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s