02 Desember 2006 – 07:25 (Diposting oleh: Editor)
Seri Artikel Write & Grow Rich

Dalam dunia penjualan dan pemasaran, dikenal ungkapan yang bunyinya kira-kira demikian; “Jual dulu diri Anda, produk pun akan terjual dengan sendirinya.” Apa artinya? Maksud dari ungkapan itu adalah, jika calon pembeli percaya pada integritas kita, tertarik dengan kepribadian atau popularitas kita, dan yakin dengan reputasi kita, maka menjual produk serasa melaju tanpa hambatan. Produk yang kita bawa seolah menjual dirinya sendiri. Para penjual ulung dan berpengalaman sering menjumpai situasi seperti itu.

Hal yang sama terjadi hampir di semua produk, termasuk buku kita. Memang kompetensi, pengalaman, dan kepakaran seseorang sangat penting. Namun, integritas, kredibilitas, dan terlebih popularitas, juga teramat penting bagi sukses buku-buku orang tersebut. Sekalipun nama besar tidak menjamin suksesnya sebuah buku, tetapi pengaruh popularitas sebuah nama itu benar-benar riil.

Bagi mereka yang bergerak di dunia manajemen dan pemasaran, nama Hermawan Kartajaya sudah menjadi jaminan mutu. Bagi penggemar buku-buku motivasional dan entrepreneurship, nama-nama Andrias Harefa, Purdie Chandra, Andrie Wongso, Tung Desem Waringin, pastilah sudah melekat di telinga mereka. Bagi penggemar buku-buku spiritualitas atau inspirasional, nama Anand Khrisna maupun Gede Prama adalah rujukan utama. Bagi penggemar cerpen atau novel-novel islami, nama-nama seperti Asma Nadia dan Pipit Senja adalah pilihan utama. Mereka terkenal, buku-bukunya sering menjadi best seller, dan karya-karya terbaru mereka selalu dinanti penggemarnya.

Apakah mereka hanya menulis buku? Jelas tidak. Hermawan Kartajaya, Gede Prama, Andrias Harefa, Andrie Wongso, Anand Khrisna, juga Tung Desem Waringin adalah para pemasar ulung yang pandai menjual diri mereka. Mereka adalah para sales wariter yang sejati. Dalam berbagai forum seperti seminar, talk show, ceramah, diskusi, kursus-kursus eksekutif, wawancara-wawancara dengan media, mereka selalu aktif menjual diri dan gagasannya. Termasuk Asma Nadia, yang kuat dengan berbagai aktivitasnya di komunitas Lingkar Pena yang dia bentuk serta beranggotakan ratusan, bahkan mungkin ribuan penulis itu.

Benang merahnya adalah; mereka meneguhkan kehadiran dan eksistensinya melalui berbagai forum serta aktivitas yang bersinggungan dengan khalayak. Secara simultan, aktivitas-aktivitas maupun buku-buku yang mereka hasilkan telah mengangkat nama mereka. Melalui media massa, publik kemudian mengapresiasi kiprah mereka dan popularitas yang tinggi adalah efek sampingnya.

Pada titik inilah, nama mereka muncul sebagai sebuah merek yang sangat powerful untuk mendongkrak sukses buku-buku mereka. Makanya, bila kebetulan Anda sudah memililki forum-forum atau aktivitas-aktivitas yang bersingggungan dengan forum-forum publik maupun media massa, itulah nilai lebih Anda. Jika belum, Anda harus meraih nilai lebih semacam itu dengan menciptakan serangkaian aktivitas yang bisa membangun citra atau merek diri Anda. Singkat kata, Anda perlu membangun personal branding. Bagaimana caranya? Kita akan bahas pada artikel berikutnya. Salam best seller!(ez)

* Edy Zaqeus adalah penulis buku-buku best-seller, konsultan penulisan & penerbitan, editor Pembelajar.com, dan trainer di Sekolah Penulis Pembelajar (SPP). Ia juga mendirikan Bornrich Publishing dan Fivestar Publishing yang berhasil menerbitkan sejumlah buku best-seller. Nantikan workshops Edy Zaqeus tentang “Membuat Blog Menjadi Buku”, “Cara Gampang Menerbitkan Buku Sendiri”, dan “Cara Gampang Menulis Buku Best-Seller” pada November-Desember 2007 ini (Info selengkapnya, hubungi SPP di 021-7828044). Edy dapat dihubungi di: https://ezonwriting.wordpress.com atau edzaqeus@gmail.com.