Pelatih Tim Nas Belanda & Pelatih Real Madrid yg baru.

Sepenuh hati saya “cinta” dengan tim nasional Belanda. Lihat betapa hebatnya mereka dalam Piala Dunia 2010 ini. Rekornya sapu bersih semua lawan, tanpa pernah seri atau kalah. Tapi, melihat tayangan ramalan Paul Si Gurita yang memilih Spanyol sebagai pemenang final nanti, lemas rasanya. Juga setelah membaca semua analisis/prediksi media beberapa hari terakhir, makin ketar-ketir saja hati saya hehehe….

Ngotot masih ingin menjagokan Belanda, kemarin (10 Juli 2010) saya coba chatting dengan sahabat saya, Aleysius H. Gondosari (ahli deteksi Energi 5 Elemen dan penulis buku The Secret of Five Elements). Tetapi, lagi-lagi saya dibuat ciut oleh hasil deteksinya. Singkat kata, dari deteksi energi Belanda mengalami kelelahan dan pilihan strateginya tidak efektif untuk menghadapi Spanyol. Posisinya power dan efektivitas energinya 0% lawan 10% untuk Spanyol, dan bisa-bisa Belanda kalah dengan skor 0-2.

Tetapi, dari hasil obrolan ngalor-ngidul ini masih ada secercah harapan supaya Belanda bisa membalikkan keadaan. Menurut Aleysius, pelatih Belanda harus meminta saran pada pelatih tim yang pernah mengalahkan Spanyol dan masyarakat atau tim nasional Belanda harus berdoa dengan sebaik-baiknya. Andai saya ini pelatih Belanda, pasti saya mau mendengarkan nasihat-nasihat dari pelatih terbaik yang kenal dengan karakter permainan Spanyol.

Nah, kalau mau tahu lebih detail obrolan saya dengan Aleysius, simak petikan chatting di bawah ini:

Me: Pak, saya penasaran sama si Paul (gurita) peramal itu hehehe… Ramalan dia, Spanyol yang menang. Menurut Pak Aley?

Aleysius Hanafiah: Mungkin juga betul, Pak. Mungkin dia bisa merasakan energi Spanyol lebih kuat, hehehe….

Me: Kalau Pak Aley mendeteksi enggak?

Aleysius Hanafiah: Kalau saat ini, Indeks Energi Menang untuk Spanyol 10%, dan Belanda 0%.

Me: Wah… By the way, bagaimana seekor gurita kok bisa meramal ya, Pak? Apa benar bisa atau kebetulan saja?

Aleysius Hanafiah: Kebetulan saja Pak. Mungkin kalau energinya lebih kuat, makanan yang pakai benderanya jadi lebih menarik, hehehe…. Mungkin bisa dicoba pada binatang lain, misalnya kucing, hehehe….

Me: Oh, ya? Hehehe… Saya enggak lagi taruhan lho, Pak. Tapi penasaran banget. Dalam hati sih jagoin Belanda. Pak, itu tadi posisi 10%-0% kan saat ini. Kalau posisi pada Senin dini hari besok?

Aleysius Hanafiah: Kondisinya masih sama, Pak hehehe…. Wah, saya tidak jamin Spanyol menang, lho! Kalau ada yang berdoa untuk Belanda, bisa saja Belanda jadi menang hehehe….

Me: Itu dia Pak, hehehe… Hati saya untuk Belanda, tapi otak saya bilang Spanyol…. Bagaimana caranya supaya Belanda menang Pak…?

Aleysius Hanafiah: Wah, perlu kirim pesan via Facebook, bahwa kondisi energi mereka sedang lemah. Perlu berdoa dulu sebelum pertandingan, hehehe…. Selain itu, pelatih Belanda bisa minta advise pada pelatih kesebelasan lain yang pernah mengalahkan Spanyol. Siapa tahu strateginya berhasil.

Me:  Itu dia Pak. Aslinya playmaker Belanda kan dari Inter Milan yang kemarin mengalahkan Barcelona, rohnya tim Spanyol. Dan, belanda belum pernah kalah di Piala Dunia ini. Bisa ngalahin Brasil lagi. Masak kalah sih, Pak?

Aleysius Hanafiah: Mungkin juga pemainnya sudah kecapain. Jadi pas di final, sudah kehabisan energi. Bisa juga salah strategi. Kalau dari energi strateginya, memang strategi Belanda bisa menang 20% terhadap Brasil. Tetapi terhadap Spanyol hanya 0%. Jadi perlu cari strategi lain. Energi strategi Spanyol terhadap Jerman kemarin 5%, dan Jerman terhadap Spanyol 0%.

Me: Andai sekarang Belanda dilatih Jose Mourinho Pak hehehe…. Kali bisa milih strategi yang tepat…? Kalau energi Spanyol terhadap Belanda?

Aleysius Hanafiah: Spanyol terhadap Belanda itu tadi, 10%. Jadi bisa-bisa Belanda kalah 0-2. Kalau Belanda dilatih Mourinho, strateginya 5% terhadap Spanyol, dan Spanyol 0% terhadap Belanda.

Me: Wah… Tinggal berharap pada doa nih Pak hehehe…. Habis penduduk Spanyol 65 juta, Belanda 16 juta, jauh juga. Bagaimana kalau orang seindonsesia doain belanda, susah juga hahaha….

Aleysius Hanafiah: Jadi sebaiknya pelatih Belanda minta advis pada Mourinho, hehehe….

Me: Harusnya ganti pelatih saja hehehe….

Aleysius Hanafiah: Tidak usah Pak, tinggal ajak makan-makan Mourinho di cafe saja hehehe….

Me: Apa terdeteksi akan ada move seperti itu dari pelatih Belanda?

Aleysius Hanafiah: Kelihatannya belum, kan gengsi kalau harus minta advis segala hehehe….

Me: Dan rasa gengsinya itu kali yang malahan membenarkan ramalan-ramalan Belanda akan kalah?

Aleysius Hanafiah: Iya, Pak, hehehe….

Me: Si Paul saja juga pernah salah hehehe….

Aleysius Hanafiah: Mungkin setelah diramal si Paul, ada yang berdoa sehingga ramalannya meleset hehehe…. Jadi perlu dimasukkan juga unsur-unsur lain yang bisa memengaruhi hasil akhir. Atau, pihak yang diramal kalah mencari jalan lain atau strategi lain supaya menang. Ini seperti anak saya. Kalau besok ujian, setelah belajar saya periksa nilianya. Kalau masih di bawah 8 atau 9, saya bilang, “Nilainya masih kurang. Belajar lagi supaya nilainya naik.” Kemudian mereka belajar, dan memang hasilnya mendekati. Nah, seharusnya Belanda introspeksi. Setelah dinyatakan sebagai pihak yang kalah, mereka mencoba melakukan analisis, apa yang masih kurang dan perlu diperbaiki. Siapa tahu, hasilnya malah bisa terbalik. Jadi seperti anak saya, diperiksa apa yang masih kurang dipelajari, supaya nilainya naik, hehehe…. Tapi energi bisa berubah dengan usaha dan doa hehehe….

Me: Cuman rentangnya juga jauh Pak, 10% vs 0% hehehe… Pak Aley bisa deteksi pasca-pertandingan mereka, bagaim masyarakat Belanda dan Spanyol? Mana yang lebih berkibar-kibar dan mana yang lebih lesu hehehe….

Aleysius Hanafiah: Memang perbandingan energi masyarakatnya 0% banding 10%, Pak.

Me: Nah, nah…. Makin jelas indikatornya. Spanyol lebih kuat di semua lini.[]