masyarakat cinta baca & bagi buku

Macibaku: Mari Membaca Mari Berbagi

Oleh: Edy Zaqeus

Sahabat sekalian, awalnya adalah pemikiran bahwa kita semua pasti ingin berbuat sesuatu yang positif bagi masyarakat kita. Sekecil apa pun perbuatan itu, tetapi sifatnya harus positif, bermanfaat, dan membangun. Kebetulan saja ide berbuat sesuatu ini tumbuh dari mereka yang profesinya sehari-hari bersinggungan dengan aktivitas membaca dan menulis buku. Maka, muncullah gagasan untuk menggerakkan masyarakat supaya gemar atau mencintai aktivitas membaca. Dan salah satu kegiatan utamanya adalah berkampanye dan menularkan virus cinta baca dan bagi buku (cibaku).

Bagaimana konkretnya gerakan ini? Kita bisa mulai dari keluarga sendiri. Kalau selama ini kita memberi perhatian kepada anak, saudara, atau kerabat lainnya dengan bermacam hadiah, kenapa tidak mulai dari sekarang mencoba mengungkapkan kasih perhatian itu dengan memberi buku? Misalnya, anak kita sedang ulang tahun, baru naik kelas, nilai rapornya bagus, diterima di sekolah favorit, atau berprestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, kita berikan hadiah buku.

Demikian juga ketika ada saudara yang menikah, berulang tahun pernikahan, mendapat pekerjaan baru, promosi, pensiun, kita bisa beri hadiah buku. Lalu jika ada tetangga atau rekan di lingkungan kerja mengadakan prosesi-prosesi atau acara yang mana kita bisa menghadiahkan buku, ya kita berikan buku sebagai ungkapan persahabatan dan persaudaraan. Di sini buku tidak harus menggantikan hadiah lainnya, tetapi sementara bisa menjadi hadiah tambahan atau sisipan. Syukur-syukur kita bisa semakin percaya diri untuk menjadikan buku sebagai hadiah yang sungguh-sungguh berharga.

Hal yang perlu ditekankan dalam aktivitas berbagi buku ini adalah pesan utamanya, bahwa membaca itu bermanfaat dan bersifat membangun diri. Lalu, kita bukan sekadar menghadiahi buku, tetapi juga menyelipkan pesan jangan sampai buku itu tidak dibaca atau tidak bermanfaat. Lebih baik buku itu mengalir dan menemukan pembacanya daripada tidak dibaca. Caranya bisa dengan dihadiahkan lagi kepada yang lebih membutuhkan, atau sekadar dipinjamkan. Jadi, jangan biarkan buku-buku yang bermanfaat itu “kesepian” karena tidak menemukan pembacanya, yang mungkin saja sangat membutuhkan isi buku tersebut.

Nah, untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki budaya membaca yang tinggi, kita berharap gerakan cinta baca dan bagi buku ini bisa ditularkan mulai dari lingkungan keluarga sampai ke lingkungan sekitar. Budaya butuh pembiasaan dan tindakan-tindakan berkelanjutan. Dan kita semua bisa memulai ambil peran secara individual atau bersama-sama. Tetapi bila tumbuh subur pribadi-pribadi yang tergerak melakukan gerakan ini, pasti kebersamaan akan tercipta dengan sendirinya.

Untuk semakin menggaungkan gerakan ini, persis tanggal 3 Februari 2011 lalu beberapa kawan (Dr. Lely Arrianie, Dr. Leila Mona Ganiem, Nuning Purnamaningsih, Apryanti Larenta Apri, Edy Zaqeus, Aleysius H. Gondosari & Janu Wibowo) membentuk forum yang dinamakan Masyarakat Cinta Baca & Bagi Buku (Macibaku). Forum yang didukung oleh AndaLuarBiasa.com ini difungsikan sebagai tempat berkumpul dalam merumuskan strategi dan program dari gerakan di atas. Dengan moto “Mari Membaca Mari Berbagi” Macibaku juga berfungsi untuk menampung semua individu atau pihak yang ingin terlibat secara mandiri maupun terorganisasi dalam menyebar dan menularkan virus Cibaku.

Saat Macibaku masih dalam tataran ide, beberapa rekan di luar daerah sudah berminat untuk bergabung dan melakukan gerakan bersama-sama. Ini pas sekali dengan visi Macibaku yang tidak berniat memusatkan gerakan di Jakarta, tetapi malah mendorong agar gerakan ini menjalar semarak mungkin di daerah-daerah. Dengan demikian, nantinya usaha menggerakkan masyarakat supaya cinta membaca dan berbagi buku itu bisa berlangsung di setiap daerah dan sifatnya lebih meluas. Para penyumbang buku dari berbagai daerah, yang karena keterbatasan, kesibukan, atau kendala teknis lainnya tidak bisa menyebarkan sendiri, mereka bisa bekerjasama dengan Macibaku-macibaku daerah. Dengan cara ini proses pengumpulan dan penyebaran buku tidak terkendala oleh biaya pengiriman yang sangat mahal.

Nah, melalui tulisan ini, kami dari Macibaku  mengundang sahabat sekalian untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan dan penularan virus Cibaku ini. Mari mulai dengan keluarga sendiri, lalu melebar ke lingkungan sekitar dan meluas lagi masyarakat lainnya. Kita semua, setiap pribadi, bisa memulai gerakan ini. Dan apabila ada yang kesulitan menyalurkan buku secara langsung, Macibaku siap membantu menyalurkannya. Baik, terima kasih sudah membaca tulisan ini, selamat membaca dan berbagi buku.[ez]

* Edy Zaqeus adalah seorang penulis, editor, trainer, writer coach, dan pendiri AndaLuarBiasa.com.

Catatan: Macibaku sementara beralamat di Redaksi AndaLuarBiasa.com, Jl. Verbena Blok V-10/9, Graha Pratama – CitraRaya, Tangerang, 15710, Telp: 021-59400515.

 

Untuk visi & misi Macibaku baca di sini: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150167061358294